Jumat, 24 Juli 2020

Pembagian Tugas Kelompok Normalisasi TV

Aspek Penilaian : Keterampilan
Aktifitas Penilaian : Tugas
Mata Pelajaran : Penerapan Sistem Radio dan Televisi
Rombongan Belajar : XII TAV
No Nama NIS Kelompok Materi
1 ADAM NUARY 0020576808 1 FCC
2 ADITYA FIRMANSYAH 0031758452 2 CCIR
3 AHMAD FAHMI RIDHANI 0033636476 3 SECAM
4 DAMANG ADHI YAHYA 0022341548 4 NTSC
5 DELLA OKTAVIA DINATA 0039715419 2 CCIR
6 DELLA RISKI MARSELIA 0037076411 3 SECAM
7 FATIMAH 0027237295 4 NTSC
8 HIDAYATULLAH 0013736856 5 PAL
9 IBNU DYAN PRAYUDHA 0030855634 1 FCC
10 M. RIFKI RIDANI 0034302059 1 FCC
11 M. RIZKY PERDANA 0033135229 2 CCIR
12 MAHYUNI 0009087180 3 SECAM
13 MASLIYANI 0006121733 5 PAL
14 MELINA SUFINA 0033636438 1 FCC
15 MUHAMMAD FAZRIANOR FITRI 0027266201 4 NTSC
16 MUHAMMAD KHAILIYADI 0031985184 2 CCIR
17 MUHAMMAD NANDI HABIBI 0038925958 5 PAL
18 MUHAMMAD RAIHAN AL-RIFQI 0025299234 1 FCC
19 MUHAMMAD SYAHBANA RAHMAN 0037094376 2 CCIR
20 MUHAMMAD ZAKARIA 0031990815 3 SECAM
21 NINA KARLINA 0019341117 2 CCIR
22 NOOR ALIMIN 0032997881 3 SECAM
23 NORFAIZI 0030619817 3 SECAM
24 RAMADHAN NOVA PURNOMO 0026395037 4 NTSC
25 RENALDI 0005947164 5 PAL
26 SYAIFUL 0025771540 5 PAL
27 TELLI DARISKA 0033901696 4 NTSC
28 WINDA NURMASARI 0039329290 1 FCC

Selasa, 21 Juli 2020

Getaran, Gelombang dan Propagasi



Getaran adalah gerakan bolak-balik dalam suatu interval waktu tertentu.

Gelombang adalah suatu getaran yang merambat, selama perambatannya gelombang membawa energi. 

Pada gelombang, materi yang merambat memerlukan medium, tetapi medium tidak ikut berpindah.

Apabila kita berbicara tentang propagasi maka kita menyentuh pengetahuan yang berhubungan dengan pancaran gelombang radio. Seperti kita ketahui bahwa apabila kita transmit, pesawat kita memancarkan gelombang radio yang ditumpangi oleh audio kita.

Gelombang radio yang dipancarkan tadi berupa gelombang elektromagnetik bergerak menuruti garis lurus. Gelombang radio mempunyai sifat seperti cahaya, ia dapat dipantulkan, dibiaskan, direfraksi dan dipolarisasikan. Kecepatan rambatanya sama dengan kecepatan sinar ialah 300.000 km tiap detik.

Di angkasa luar, ialah di luar lapisan atmosphere bumi terdapat lapisan yang dinamakan ionosphere. Ionosphere adalah suatu lapisan gas yang terionisasi sehingga mempunyai muatan listrik, lapisan ini berbentuk kulit bola raksasa yang menyelimuti bumi. Lapisan ini dapat berpengaruh kepada jalannya gelombang radio.

Frekuensi gelombang radio yang mungkin dapat dipantulkan kembali adalah frekuensi yang berada pada range Medium Frequency (MF) dan High Frequency (HF). Adapun gelombang radio pada Very High Frequency (VHF) dan Ultra High Frequency (UHF) atau yang lebih tinggi.

Kerugian pada permukaan bumi dengan naiknya frekuensi akan semakin BESAR. Gelombang bumi dapat merambat dalam daerah gelombang panjang sampai 1000 km, dalam daerah gelombang menengah hanya sampai 300 Km dan dalam daerahgelombang pendek sampai 100 km. gelombang angkasa merambat secara GARIS LURUS, berhubung dengan itu angkasa tidak bisa mengikuti permukaan bumi kita.

Pada daerah frekuensi sebagian dari gelombang angkasa kembali ke permukaan bumi. Mereka dipantulkan oleh lapisan udara yang terhampar diketinggian 50 km sampai 300 km. Lapisan udara pemantul ini disebut ionosphere. Lapisan udara yang terionisasi kuat dinamakan lapisan heaviside.

Daya pantul lapisan heaviside bergantung pada frekuensi pada suatu tempat penerimaan dapat diterima gelombang bumi dan angkasa bersama, gelombang angkasa datang lebih akhir, sehingga terdapat PERGESERAN FASA. Ini akan menimbulkan FADING, dimana kuat medan penerimaan goyah.

Pancaran gelombang radio oleh antena makin jauh makin lemah, melemahnya pancaran itu berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya, jadi pada jarak dua kali lipat kekuatannya menjadi 1/22  atau seperempatnya. Angka tersebut  masih belum memperhitungkan melemahnya pancaran karena hambatan lingkungan dalam perjalanannya.

Arus akan membangkitkan MEDAN MAGNIT berbentuk ring disekitar antena. Tegangan membangkitkan MEDAN LISTRIK antara ujung-ujung antena. Kedua medan akan dipancarkan ke udara.Medan berganti-ganti magnetis dan listrik satu sama lain mempunyai sudut 900 dan keduanya membentuk pemancaran elektromagnetis dari antena.

Katalog Dalam Terbitan (KDT)
Teknik Transmisi Telekomunikasi, Edisi Pertama 2014
Kementerian Pendidikan & Kebudayaan
Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik & Tenaga Kependidikan, th. 2014: Jakarta


Senin, 20 Juli 2020

ALGORITMA & PROGRAM


Algoritma yaitu urutan langkah-langkah sistematis dan logis untuk menyelesaikan sebuah masalah.
Program yaitu kumpulan instruksi/perintah komputer dengan bahasa tertentu yang berfungsi menghubungan user dengan komputer.
Atau bisa juga disebut implementasi dari bahasa pemrograman.
Kriteria Program :
  1. Setiap langkah/step harus jelas dan pasti
  2. Boleh tidak ada inputan tetapi harus memiliki output minimal 1 output, output ini merupakan solusi akhir dari penyelesaian masalah
  3. Efektif/tepat guna dan efisien/membutuhkan waktu singkat dan memori sedikit
  4. Jumlah langkah/step harus ada batasannya, baik ada solusi ataupun tidak
  5. Terstruktur/runtun, jelas.
Langkah-langkah membuat program :
  1. Mendefinisaikan masalah
  2. Menentukan solusi
  3. Memilih algoritma
  4. Menulis program
  5. Menguji program
  6. Menulis dokumentasi
  7. Merawat program
Penulisan algoritma
  1. Kalimat Deskriptif
  2. Flow Chart (diagram alir)
  3. Pseudo Code (kode semu)
Kalimat deskriptif
- Menggunakan untaian kalimat untuk menjelaskan langkah – langkah
- Contoh
PROGRAM GanjilGenap :
Diberikan sebuah bilangan bulat positif X untuk dicek apakah termasuk ganjil atau genap
ALGORITMA :
Jika X habis dibagi 2 maka tulis “Genap”, jika tidak maka tulis “Ganjil”

Flowchart
-  Menggunakan simbol – simbol untuk menggambarkan aliran atau langkah – langkah
-  Contoh

 







   Pseudo code
Menggunakan kode – kode untuk menyatakan langkah – langkah
 Mirip bahasa pemrograman
-  Contoh
DEKLARASI :
X : integer
ALGORITMA :
read(X)
if X mod 2 = 0 then {apakah X habis dibagi 2}
write(“Genap”)    {jika ya}
else
write(“Ganjil)    {jika tidak}

Lambang-lambang flowchart




CONTOH :
Permasalahan : menghitung luas segitiga
Algoritma :
a.       Masukkan alas (a)
b.      Masukkan tinggi (t)
c.       Hitung luas (L), yaitu 0.5 * alas * tinggi
d.      Cetak luas (L)







Sumber :
ALGORITMA & LOGIKA PEMROGRAMAN : YULI ASTUTI, S.KOM, 2019
ALGORITMA PEMROGRAMAN DASAR : DAHLAN ABDULLAH, 2019